Thursday, March 17, 2011

Plain of Jars - Sudah Tahu Belum?

  
  Plain of Jars adalah sebuah lanskap arkeologi megalitik di Laos Tersebar di lansekap dari dataran tinggi Khouang Xieng, Laos. Plain of Jars merupakan kumpulan ribuan botol megalitik. Batu-batu ini muncul dalam kelompok, mulai dari satu atau beberapa beberapa ratus guci di kaki bukit yang lebih rendah sekitar dataran pusat dan lembah dataran tinggi.
 
  Dataran tinggiXieng Khouang  terletak di ujung utara dari Cordillera Annamese , pegunungan utama Indocina. Penelitian awal dari Dataran Jars di awal 1930-an menyatakan bahwa guci batu yang berhubungan dengan praktek penguburan prasejarah. Penggalian oleh Pemerintah Laos dan arkeolog Jepang di tahun-tahun 1930-an telah mendukung interpretasi dengan penemuan jenazah manusia, barang penguburan dan keramik sekitar guci batu. Dataran Jars dibangun pada Zaman Besi (500 SM sampai 500 CE) dan merupakan salah satu situs yang paling menarik dan penting untuk mempelajari prasejarah Asia Tenggara. Dataran Jars memiliki potensi untuk menjelaskan hubungan antara masyarakat yang semakin kompleks dan struktur megalitik dan memberikan wawasan tentang organisasi sosial masyarakat  Asia Tenggarapada saat zaman besi. Untuk mengunjungi situs ini kita harus ke daerah Phonsavan di negara Laos.

Situs jar

   Lebih dari 90 situs yang dikenal dalam provinsi Xieng Khouang. Setiap situs berkisar dari 1 sampai 400 guci batu. Guci-guci (jars) tersebut berbeda dalam tinggi dan diameter antara 1 dan 3 meter dan semuanya tanpa terkecuali dipahat dari batu.  Guci-guci batu tersebut diletakkan begitu saja dengan pengecualian stoples tunggal pada Situs 1. Guci ini memiliki ornamen manusia diukir di eksterior. Kesejajaran antara 'manusia katak' di Situs 1 dan lukisan batu di Huashan di Guanxi, China telah ditarik. Lukisan-lukisan yang menggambarkan manusia yang kuat dan besar dengan mengangkat tangan dan lutut ditekuk, adalah tanggal untuk 500 SM - 200 CE.

   Dari fakta tersebut diketahui bahwa sebagian besar botol memiliki bibir, atau pinggiran yang dianggap bahwa semua guci batu memiliki penutup, meskipun tutup beberapa batu telah diamankan, namun banyak juga yang hilang. Ini dapat menunjukkan bahwa sebagian besar tutup telah dibuat dari bahan tahan lama. Ttutup Batu dengan representasi hewan telah terlihat pada beberapa situs seperti Ban Phakeo (Site 52). Hewan-hewan relief yang dipahat di guci tersebut antara lain monyet, harimau dan katak.
Tetapi kini tutup-tutup terebut hilang dan tidak dapat ditemukan sampai sekarang. 

Legenda dan sejarah lokal

  Menurut cerita rakyat, dahulu kala di Laos pernah tinggal ras raksasa. Legenda tersebut juga mengatakan bahwa saat raja yang bernama Khun Cheung berkuasa, ia membangun guci-guci terebut sebagai wadah minuman anggur yang disuling dari beras. Beberapa tradisi lokal menyebutkan kalau guci-guci tersebut dibentuk dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti tanah liat, pasir, gula dan bahan-bahan yang diperoleh dari binatang sekitar. 

(Sumber : NatGeo dan Wikipedia)

Saturday, March 12, 2011

Angkor Wat - Kuil Menakjubkan Bangsa Khmer

  
  Kuil Angkor Wat dibangun oleh suku bangsa Khmer dimana kemegahannya membentang dari Myanmar hingga Vietnam. Pada zaman dahulu, Angkor Wat adalah rumah bagi sekitar 750.000 orang dimana Angkor Wat ini luasnya kira-kira hampir sama dengan New York saat ini. Raja Suryavarman II membina Angkor Wat menurut kepercayaan Hindu yang meletakkan gunung Meru sebagai pusat dunia dan merupakan tempat tinggal dewa-dewi Hindu, dengan itu menara tengah Angkor Wat adalah menara tertinggi dan merupakan menara utama dalam binaan Angkor Wat.
  
  Sebagaimana dongeng gunung Meru, kawasan kuil Angkor Wat dikelilingi oleh dinding dan terusan yang mewakili lautan dan gunung yang mengelilingi dunia. Jalan masuk utama ke Angkor Wat yang sepanjang setengah kilometer dihiasi susur pemegang tangan dan diapit oleh laut buatan manusia yang dikenali sebagai Barays.

  Jalan masuk ke kuil Angkor Wat melalui pintu gerbang, mewakili jambatan pelangi yang menyambungkan antara alam dunia dengan alam dewa-dewa. Angkor Wat berada dalam keadaan yang baik berbanding dengan kuil lain di dataran Angkor disebabkan Angkor Wat telah ditukar menjadi kuilBuddha dan digunakan secara berterusan apabila kepercayaan Buddha menggantikan kepercayaan Hindu di Angkor pada abad ke 13. Kuil Angkor pernah dijajah oleh Siam pada tahun 1431.



  Selama berabad-abad, daerah di sekitar delta Sungai Mekong dan Kamboja Tengah, berada di bawah kekuasaan Kerajaan Jawa (sekarang Indonesia). Tapi pada tahun 802, Pangeran Khmer Jayavarman II, yang dilahirkan dan dibesarkan di istana Kerajaan Jawa pada masa dinasti Sailendra, menyatakan bahwa wilayah yang didiami oleh orang Khmer, lepas dari Jawa. Dan kemudian mendirikan kerajaan baru, yaitu Kerajaan Angkor.

  Pangeran Javawarman II dinobatkan sebagai Devaraja (tuhan raja) oleh seorang pendeta Brahman. Di tahun-tahun berikutnya, Jayavarman berkali-kali memindahkan ibu kotanya. Pertama-tama di Indrapura (sebelah timur Kampong Cham), kemudian ke Wat Phou (sekarang Laos ujung selatan) dan terakhir di Rolous (dekat Angkor). Pada tahun 889, Yasovarman I menjadi raja Khmer. Dia mulai membangun Angkor, yang kemudian berganti nama menjadi Yasodharapura. RajaYasovarman memerintah sampai tahun 900.

  Pada tahun 1002, Suryavarman I merebut tahta kerajaan. Di bawah pemerintahannya, wilayah kerajaan Angkor bertambah luas sampai ke wilayah-wilayah yang sekarang adalah negara Thailand dan Laos.
Pada tahun 1080, setelah Angkor ditaklukan oleh kerajaan Champa, gubernur provinsi paling utara Khmer menyatakan dirinya sebagai raja, dengan menyandang nama Jayavarman VI. Dia memerintah kerajaan Khmer baru dari provinsi paling utara Khmer. Pada tahun 1113, seorang keponakan Jayavarman VI dinobatkan menjadi raja kerajaaan Khmer. Dia memilih untuk menyandang nama Suryavarman II. Pada masa pemerintahannya, Angkor Wat dibangun.

  Pada tahun 1177, Angkor kembali ditaklukan oleh pasukan Champa. Jayavarman VII, keponakan dari Suryavarman II, menjadi raja pada tahun 1181 dan kemudian menaklukan Vijaya, ibu kota kerajaan Champa (sekarang Vietnam). Di bawah pemerintahan Jayavarman VII, wilayah Khmer bertambah luas, bahkan yang terluas dari yang pernah dimiliki. Wilayahnya mencapai Thailand dan Laos, bahkan sampai ke Myanmar, Malaysia dan Vietnam. Jayavarman VII berganti agama dari Hindu ke Buddha dan menjadikan agama Buddha sebagai agama nasional yang baru.

  Pada tahun 1200, Angkor Thom sebagai ibu kota kerajaan yang baru, mulai dibangun. Pembangunan Angkor Thom yang sangat besar, telah menguras sumber-sumber kekayaan kerajaan Khmer. Sehingga pada tahun-tahun berikutnya, Khmer mengalami masalah dalam perekonomian. Pada dekade-dekade berikutnya, mulai kelihatan adanya kemunduran di Angkor. Di Barat, kerajaan-kerajaan Thai mendominasi kekuatan-kekuatan politik. Di Timur, kerajaan-kerajaan Vietnam semakin menanjak. Sebagai negara kecil, Kamboja mencoba bertahan.

  Kerajaan Khmer sangat bergantung pada kerajaan-kerajaan Tai dan Vietnam. Agar dapat terbebas dari tindasan salah satu negara penakluk, Khmer membutuhkan pertolongan dari negara kuat lainnya. Tapi Khmer harus membayar seluruh hutang-hutangnya sebagai pembayaran ganti rugi. Pada tahun 1432, setelah Angkor ditaklukkan kembali oleh kerajaan Thai, orang-orang Khmer meninggalkan ibu kota dan tinggal di dalam hutan.

 (Sumber : National Geographic dan http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/angkor-wat-kamboja/)

Thursday, March 3, 2011

Keane - Crystal Ball

       

Who is the man I see
Where I'm supposed to be?
I lost my heart, I buried it too deep
Under the iron sea

Oh, crystal ball, crystal ball
Save us all, tell me life is beautiful
Mirror, mirror on the wall

Lines ever more unclear
I'm not sure I'm even here
The more I look the more I think that I'm
Starting to disappear

Oh, crystal ball, crystal ball
Save us all, tell me life is beautiful
Mirror, mirror on the wall
Oh, crystal ball, hear my song
I'm fading out, everything I know is wrong
So put me where I belong

I don't know where I am
And I don't really care
I look myself in eye
There's noone there
I fall upon the earth
I call upon the air
But all I get is the same old vacant stare

Oh, crystal ball, crystal ball
Save us all, tell me life is beautiful
Mirror, mirror on the wall
Oh, crystal ball, hear my song
I'm fading out, everything I know is wrong
So put me where I belong

Ladi Antabellum - Need You Now

                      

Picture perfect memories,
Scattered all around the floor.
Reaching for the phone cause, I can’t fight it any more.
And I wonder if I ever cross your mind.
For me it happens all the time.
It’s a quarter after one, I’m all alone and I need you now.
Said I wouldn’t call but I lost all control and I need you now.
And I don’t know how I can do without, I just need you now.
Another shot of whiskey, can’t stop looking at the door.
Wishing you’d come sweeping in the way you did before.
And I wonder if I ever cross your mind.
For me it happens all the time.
It’s a quarter after one, I’m a little drunk,
And I need you now.
Said I wouldn’t call but I lost all control and I need you now.
And I don’t know how I can do without, I just need you now.
Yes I’d rather hurt than feel nothing at all.
It’s a quarter after one, I’m all alone and I need you now.
And I said I wouldn’t call but I’m a little drunk and I need you now.
And I don’t know how I can do without, I just need you now.
I just need you now.
Oh baby I need you now.

Tuesday, February 8, 2011

Kaisar Dan Benih


KISAH KAISAR DAN BENIH

Ada seorang kaisar di Cina. Ia sudah tua dan merasa sudah waktunya untuk memilih seorang pengganti. Namun ia tidak langsung memilih dari anak-anaknya atau pembantunya tetapi menempuh cara yang berbeda. Ia memanggil semua orang muda di negeri itu. Ia berkata, “Sudah saatnya saya turun tahta dan memilih kaisar baru. Saya memutuskan untuk memilih salah satu dari kalian.”

Kaisar itu melanjutkan, “Saya akan memberikan pada kalian masing-masing satu benih tanaman. Ini satu benih yang khusus. Pulanglah dan tanamlah benih itu dan peliharalah. Kembalilah setahun lagi dan tunjukkan hasil pekerjaan kalian. Dari tanaman yang kamu bawa saya akan memilih kaisar berikutnya.”

Ada seseorang bernama Ling yang juga ada di situ. Seperti lainnya ia membawa pulang sebuah benih. Ia pulang ke rumah dan menceritakan semuanya kepada ibunya. Ibunya membantunya menyiapkan sebuah pot tanaman dan tanah yang subur, dan Ling pun menanam benihnya dan menyiraminya setiap hari. Setiap hari Ling memeriksa apakah benihnya telah tumbuh.

Setelah tiga minggu, anak-anak muda di situ mulai membicarakan tanamannya yang sudah mulai tumbuh. Namun benih Ling tak pernah tumbuh. Tiga minggu, empat minggu, lima minggu berlalu. Tetap tak ada hasil apa-apa.

Setahun akhirnya berlalu dan anak-anak muda itu kembali berkumpul di istana kaisar. Mereka membawa tanaman mereka yang telah tumbuh dengan bunga yang indah-indah. Ling menaruh potnya yang kosong di lantai dan orang-orang menertawakannya.

Kaisar pun masuk dan memeriksa tanaman-tanaman itu. Ling bersembunyi di belakang. Kaisar berkata, “Sungguh tanaman yang indah. Hari ini saya akan memilih salah seorang di antara kalian sebagai kaisar!”

Tiba-tiba kaisar melihat Ling yang sedang bersembunyi di belakang dengan potnya yang kosong. Kaisar memanggilnya untuk maju ke depan. Ling sangat ketakutan. “Kaisar telah tahu saya gagal! Mungkin ia akan menghukum saya!” pikirnya.

Ketika Ling sudah di depan, kaisar bertanya siapa namanya. “Nama saya Ling”, jawabnya. Anak-anak muda lainnya tertawa dan mengolok-oloknya. Kaisar berseru agar mereka tenang lalu ia mengumumkan “Anda telah memiliki kaisar baru, namanya Ling!”

Semua orang tak mempercayainya. Ling tak berhasil menumbuhkan benihnya, bagaimana ia terpilih menjadi kaisar baru?

Kemudian kaisar berkata, “Setahun yang lalu, saya telah memberi pada kalian, masing-masing sebuah benih. Saya perintahkan pada kalian untuk menanam benih itu dan memeliharanya. Tetapi yang kuberikan pada kalian adalah benih yang telah dididihkan dan tidak mungkin tumbuh. Kalian semua, kecuali Ling, membawa tanaman yang telah berbunga. Ketika kalian mendapati benih kalian tidak tumbuh, kalian lalu menggantinya dengan benih lain. Ling satu-satunya yang dengan berani dan jujur membawa pot dengan benih yang saya berikan. Maka ia pantas menjadi kaisar baru!”

Sumber artikel, dari buku:

Dr. Sudarmono, (2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi,

Idea Press, Yogyakarta. Hal. 159-161. ISBN 978-6028-686-402.

***

SELUSIN PERTANYAAN
  1. Mengapa cerita di atas dibuat terlalu sederhana?
  2. Haruskah Ling bersedia menjadi kaisar baru ataukah ia berhak memiliki pilihan lain?
  3. Tidakkah akan lebih mudah baginya menjadi rakyat jelata di negeri lain ketimbang harus menjadi kaisar dan berusaha menyembuhkan masyarakat yang sakit parah itu?
  4. Jika Ling punya pilihan, mana yang harus dipilih? Yang lebih mudah ataukah yang maha berat tanggung jawabnya?
  5. Jika Ling menolak menjadi kaisar, sanggupkah masyarakat yang sakit parah itu menyembuhkan diri mereka sendiri tanpa bantuan Ling?
  6. Siapa yang salah sehingga masyarakat Ling menderita sakit separah itu? Masyarakat, kaisar sendiri, ataukah keduanya?
  7. Jika kemudian Ling bersedia menjadi kaisar tetapi gagal menjadi pemimpin yang sehat dan menyehatkan, siapa lagi yang akan disalahkan? Ling, masyarakat, ataukah kaisar sebelumnya?
  8. Akankah Ling mendapat penghormatan dari masyarakat yang sejak awal telah meremehkannya?
  9. Jika kondisi semakin parah, apakah masyarakat akan mengenang kembali masa-masa stabil selama kepemimpinan kaisar sebelumnya tanpa pernah menyadari (mengakui?) bahwa mereka sendiri turut berperan (sangat?) aktif dalam memperparah penyakit akut itu?
  10. Jika wabah dalam masyarakat itu justru ditularkan oleh kaisar kepada masyarakatnya, pantaskah ia dan keluarganya seenaknya mencuci tangan dan menyerahkan semua tanggung jawab untuk menyembuhkan masyarakat ke pundak Ling? Sementara ia sendiri hanya dikenang sebagai pahlawan berjasa yang dosa-dosanya telah ditebus oleh jasa-jasanya?
  11. Adakah kita dalam kisah di atas? Jika ada, siapakah kita? Kaisar, Ling, ataukah masyarakat yang sakit itu?
  12. Haruskah setiap penulis selalu memberi jawaban sehingga kadang/sering tampak terlalu sok tahu, serta tak boleh ikut bingung dan bertanya?

(Sumber : http://tempatbagibagi.blogspot.com/2011/02/sebuah-kisah-selusin-pertanyaan.html)

Tentang Samurai

  
  Samurai adalah istilah untuk perwira militer kelas elit sebelum zaman industrialisasi di Jepang. Kata "samurai" berasal dari kata kerja "samorau" asal bahasa Jepang kuno, berubah menjadi "saburau" yang berarti "melayani", dan akhirnya menjadi "samurai" yang bekerja sebagai pelayan bagi sang majikan.
  Istilah yang lebih tepat adalah bushi (harafiah: "orang bersenjata") yang digunakan semasa zaman Edo. Bagaimanapun, istilah samurai digunakan untuk prajurit elit dari kalangan bangsawan, dan bukan contohnya, ashigaru atau tentara berjalan kaki. Samurai yang tidak terikat dengan klan atau bekerja untuk majikan (daimyo) disebut ronin (harafiah: "orang ombak"). Samurai yang bertugas di wilayah han disebut hanshi.
  Samurai harus sopan dan terpelajar, dan semasa Keshogunan Tokugawa berangsur-angsur kehilangan fungsi ketentaraan mereka. Pada akhir era Tokugawa, samurai secara umumnya adalah kakitangan umum bagi daimyo, dengan pedang mereka hanya untuk tujuan istiadat. Dengan reformasi Meiji pada akhir abad ke-19, samurai dihapuskan sebagai kelas berbeda dan digantikan dengan tentara nasional menyerupai negara Barat. Bagaimanapun juga, sifat samurai yang ketat yang dikenal sebagai bushido masih tetap ada dalam masyarakat Jepang masa kini, sebagaimana aspek cara hidup mereka yang lain.

Etimologi
  Perkataan samurai berasal pada sebelum zaman Heian di Jepang di mana bila seseorang disebut sebagai saburai, itu berarti dia adalah seorang suruhan atau pengikut. Hanya pada awal zaman modern, khususnya pada era Azuchi-Momoyama dan awal periode/era Edo pada akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17 perkataan saburai bertukar diganti dengan perkataan samurai. Bagaimanapun, pada masa itu, artinya telah lama berubah.
  Pada era pemerintahan samurai, istilah awal yumitori (“pemanah”) juga digunakan sebagai gelar kehormat bagi sejumlah kecil panglima perang, walaupun pemain pedang telah menjadi lebih penting. Pemanah Jepang (kyujutsu), masih berkaitan erat dengan dewa perang Hachiman.
Berikut adalah beberapa istilah lain samurai.
  • Buke – Ahli bela diri
  • Kabukimono - Perkataan dari kabuku atau condong, ia merujuk kepada gaya samurai berwarna-warni.
  • Mononofu - Istilah silam yang berarti panglima.
  • Musha - Bentuk ringkasan Bugeisha, harafiah. pakar bela diri.
  • Si - Huruf kanji pengganti samurai.
  • Tsuwamono - Istilah silam bagi tentara yang ditonjolkan oleh Matsuo Basho dalam haiku terkemukanya. Arti harafiahnya adalah orang kuat.

Senjata
  Samurai menggunakan beberapa macam jenis senjata, tetapi katana adalah senjata yang identik dengan keberadaan mereka, Dalam Bushido diajarkan bahwa katana adalah roh dari samurai dan kadang-kadang digambarkan bahwa seorang samurai sangat tergantung pada katana dalam pertempuran. Mereka percaya bahwa katana sangat penting dalam memberi kehormatan dan bagian dalam kehidupan. Sebutan untuk katana tidak dikenal sampai massa Kamakura (1185–1333), sebelum masa itu pedang Jepang lebih dikenal sebagai tachi dan uchigatana, Dan katana sendiri bukan menjadi senjata utama sampai massa Edo.




  Apabila seorang anak mancapai usia tiga belas tahun, ada upacara yang dikenali sebagai Genpuku. Anak laki-laki yang menjalani genpuku mendapat sebuah wakizashi dan nama dewasa untuk menjadi samurai secara resmi. Ini dapat diartikan dia diberi hak untuk mengenal katana walaupun biasanya diikat dengan benang untuk menghindari katana terhunus dengan tidak sengaja. Pasangankatana dan wakizashi dikenali sebagai Daisho, yang berarti besar dan kecil.
  Senjata samurai yang lain adalah yumi atau busar komposit dan dipakai selama beberapa abad sampai masa masuknyah senapan pada abad ke-16. Busur komposit model Jepang adalah senjata yang bagus. Bentuknya memungkinkan untuk digunakan berbagai jenis anak panah, seperti panah berapi dan panah isyarat yang dapat menjangkau sasaran pada jarak lebih dari 100 meter, bahkan bisa lebih dari 200 meter bila ketepatan tidak lagi diperhitungkan, Senjata ini biasanya digunakan dengan cara berdiri di belakang Tedate (手盾) yaitu perisai kayu yang besar, tetapi bisa juga digunakan dengan menunggang kuda. Latihan memanah di belakang kuda menjadi adat istiadat Shinto, Yabusame (流鏑馬). Dalam pertempuran melawan penjajah Mongol, busur komposit menjadi senjata penentu kemenangan, Pasukan Mongol dan Cina pada waktu itu memakai busur komposit dengan ukuran yang lebih kecil, apalagi dengan keterbatasannya dalam pemakaian pasukan berkuda.

(Sumber : Wikipedia)

 

Saturday, January 22, 2011

Mengenal Pantheon

  Sekilas jika anda membaca judul posting ini anda pasti bertanya-tanya, apa sih Pantheon itu? Nah, melalui postingan ini saya berusaha menjelaskan segala sesuatu tentang Pantheon. Pantheon adalah sebuah bangunan yang dikonstruksikan pada tahun 27 SM sebagai kuil berbentuk bulat di pusat kota Roma. Pembangunan kuil ini diselesaikan pada masa pemerintahan Kaisar Hadrian (118 SM-28 M) pada tahun 126 M. Hadrian membangun kuil ini untuk penyembahan terhadap dewa-dewa Romawi.Pantheon berasal dari bahasa Yunani yang berarti Rumah Semua Dewa.Kuil ini digunakan sebagai gereja dari tahun 609 sampai 1885 dan kemudian menjadi gereja dan tempat pemakaman bagi pahlawan nasional Italia. Tokoh-tokoh terkenal yang dimakamkan di sini adalah Raja Emmanuel I dan pelukisRenaissance, Raphael. 



  Nama Struktur bangunan Pantheon ini telah digunakan selama lebih dari 1800 tahun. Pada awalnya didirikan untuk memuja 7 dewa Romawi dari 7 planet dengan gaya Greco-Romawi. Namanya berasal dari bahasa Yunani "Pantheion" yang berarti Rumah Semua Dewa. Pembangunannya diprakarsai oleh Marcus Vipsanius Agrippa, seorang jenderal Romawi menantu dari Kaisar Agustus dari tahun 27 – 25 SM untuk memperingati kemenangan pasukan Octavian dalam Pertempuran Actium tanggal 2 September 31 SM melawan pasukan Mark Anthony dan Cleopatra. Tidak diketahui siapa arsitek kuil ini, namun kemungkinan besar adalah Apollodorus dari Damaskus. Namun pada tahun 80 mengalami kebakaran dan menyisakan bangunan tiang portico (teras depan). Hadrianus memperbaiki Pantheon selama tahun 118-125 dan menambahkan bangunan berbentuk lingkaran (rotunda) dengan rancangan Septimius Severus dan Caracalla.

  Kaisar Byzantine, Phocas menghibahkan Pantheon kepada Paus Boniface IV demi menyelamatkannya dari perusakan dan kehancuran. Pada tahun 609, kuil ini menjadi gereja Katolik Chiesa di Santa Maria Martyres (Gereja Santa Maria dan Para Martir) dan sering menjadi tempat diselenggarakannya misa. Raphael (1520), Raja Victor Emmanuel I (1878), Raja Umberto I (1900) dan Ratu Margherita, Raja Victor Emmanuel II (1947), pelukis Annibale Caracci, arsitek Baldassare Purzzi dan sebagainya. Selain itu, gereja ini mulai menjadi tempat pemakaman raja-raja dan orang terkenal yang masuk agama Kristen, antara lain pelukis
Pada masa kedudukan Paus Clement XI tahun 1700, altar gereja ditambahkan lewat desain Alessandro Spechi. Pada tahun 1691-1765, interior desain mulai dikerjakan oleh arsitek Giovanni Paolo Panini.

  Struktur Pantheon terdiri dari beberapa bangunan utama yakni, Portico (serambi depan), Rotunda (bangunan bulat) serta kubah dan dilengkapi tempat pemandian dan taman air. Banyak bangunan lain yang mengikuti rancangan Pantheon antara lain University of Virginia, Low Memorial Library - Columbia University, Grand Auditorium - Universitas Tsinghua, Jefferson Memorial - Washington D.C, State Library of Victoria di Melbourne, Australia dan sebagainya.

Portico


  Portico adalah serambi depan yang masih asli dirancang oleh Agrippa sebelum musibah kebakaran. Pintu perunggu Pantheon masih asli walau mengalami beberapa kali restorasi. Di depan portico terdapat 16 buah tiang berwarna merah yang terbuat dari granit yang menyokong atap. Tiang-tiang bergaya Corynthian ini masing-masing tingginya 11,8 meter, diameter 1,5 meter dan berat 60 ton dan berasal dari Alexandria, Mesir. Hadrian membangun kembali Pantheon berdasarkan catatan Agrippa pada tahun 125 dan ia menuliskan jasa Agrippa di portico dengan tulisan M•AGRIPPA•L•F•COS•TERTIUM•FECIT yang artinya Didirikan oleh Marcus Agrippa, Putra Lucius pada masa Jenderalnya yang Ketiga.

 

 

 

 

Rotunda

 

  Rotunda adalah bangunan interior berbentuk bulat yang memiliki diameter 145 kaki dan dibuat dari pualam. Rotunda dilengkapi oleh kubah besar setinggi 140 kaki yang disebut juga kubah langit. Kubah ini terbuat dari sambungan potongan batu, dengan jarak basis kubah dengan lantai adalah 71 kaki. Kubah ini dibuat dari bahan ringan untuk mengurangi beban, yakni dari semen pumice dan pozzolanik yang terbuat dari debu vulkanik. Sampai tahun 1436, kubah Pantheon masih merupakan kubah yang terbesar di barat setelah Katedral Florence dibangun oleh Brunelleschi. Diperkirakan berat total kubah ini adalah 4.535 metrik ton dengan ketebalan di basis mencapai 21 kaki dan dekat lobang ventilasi (oculus) menipis menjadi 1,2 meter. Di ruangan ini terdapat 7 buah ceruk yang masing-masing berbentuk bulat dan setengah bulat.

  Sebuah lobang ventilasi yang terbuka di puncak kubah dinamakan oculus. Oculus disebut juga Mata Besar Oculus memiliki diameter 7,8 meter dan berfungsi sebagai ventilator dan sumber cahaya. Jika hujan atau salju masuk dari sini, maka akan dialirkan ke saluran pembuangan. Lobang ini disimbolkan sebagai perlindungan para dewa selalu menyertai Kekaisaran Romawi. karena terbuka ke langit.

(Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pantheon,_Roma)