Monday, March 29, 2010

Humor - Hukuman Neraka

   Bendol, seorang pendosa yang sangat bejat mati, dan kemudia ia dimasukkan ke dalam neraka. Di neraka sebelum ia diberikan hukuman, oleh malaikat penjaga neraka ia di ajak berkeliling untuk memilih sendiri hukuman baginya. Mereka kemudian melintasi sejumlah pendosa yang sedang di goreng di dalam wajan raksasa.
"Bagaimana kalau ini?" tanya malaikat. "Jangan, jangan," kata Bendot dengan gemetar. Kemudian mereka berjalan lagi dan melintasi sejumlah pendosa yang sedang dipukuli dengan gada berapi. "Yang ini, barangkali?" tanya malaikat lagi.
"Tolong, jangan yang ini," Bendot memohon sambil menangis. Lalu merekapun melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba Bendot melihat Mr. Bean sedang meniduri Pamela Anderson. "Nah, yang ini saya mau," katanya kepada malaikat dengan lega dan gembira.
"Ha haha ha," malaikat ketawa. 
"Ini hukuman untuk Pamela Anderson, bukan untuk Mr. Bean!"


Friday, March 26, 2010

Humor - Fisik atau Mental?

  Kabul dan Bonor sedang mengintip orang bercinta. "Bul, Kabul, gimana menurutmu, ini kegiatan fisik atau mental?" tanya Bonor.
"Kegiatan mental!" jawab Kabul?
"kok bisa?"
"Untuk kegiatan fisik, aku bisa membayar PSK."

Humor - 100 Ribu Rupiah

  Joko, seorang pemuda kampung mendatangi sebuah Bank di Jakarta. "Saya punya uang seratus ribu rupiah," katanya. "Cara apa yang paling baik untuk mengamankan uang ini?"
"Masukkan ke tabungan di bank," ujar karyawan di belakang loket. "Bagaimana kalau bank-nya ambruk?"
"Kalau bank ini ambruk, administrasi kami akan mengganti uang anda."
"Bagaimana kalau administrasinya kisruh?"
"Maka kementrian keuangan Indonesia akan menjamin pengembalian uang anda."
"Nah, kalau kementrian keuangan Indonesia kisruh juga, bagaimana?"
"Maka pemerintah Indonesia akan menjamin pengembalian uang itu."
"Kalau Indonesia bangkrut?"
"Sialan kau! Dengan uang seratus ribu kau mengharapkan pemerintah Indonesia ambruk?"

Thursday, March 25, 2010

Humor - Jika Sukses Nanti

  Di tepi Laut Jawa, ada seorang Indonesia yang berpakaian compang-camping sedang terlelap tidur dengan topi menutupi wajahnya. Di sisinya tergeletak 2 buah kail. 
  Lalu datanglah orang Amerika. "Mengapa engkau tidur?" orang Amerika itu bertanya. "Bukankah lebih baik memancing ikan?"
"Untuk apa?" tanya orang Indonesia itu.
"Untuk apa?! Ikan itu bisa di jual, lalu kau mendapat sejumlah uang. Bila uang itu ditabung, lama-lama kau bisa membeli perahu, menangkap ikan lebih banyak, dan kau bisa membeli perahu yang lebih besar lagi. Kemudian kau bisa menangkap ikan lebih banyak lagi dan kau bisa mendirikan pabrik pengalengan ikan. Kaupun jadi orang kaya. Setelah itu kau bisa bersantai-santai di tepi pantai, dan tidur lelap."
  "Bukankah sekarang aku sudah bersantai-santai dan tidur lelap?"

Humor - Soto 5 Ribu Rupiah

  Seorang lelaki menyantap semangkuk soto seharga 5 ribu rupiah di sebuah warung. Tiba-tiba ia menyendok sebuah sekrup di mangkuknya. Dengan marah, ia memanggil pelayan warung itu. "Pelayan! Coba katakan apa ini?"
  "Sekrup, tentu saja," Jawab si pelayan.
"Mengapa sekrup ini ada di dalam mangkuk soto saya, ha?"
"Dengan 5 ribu rupiah, anda tentu tidak bisa mengharapkan sebuah traktor di dalam mangkok soto anda." Jawabnya polos.

Monday, March 22, 2010

Humor ala Rusia - Penerbangan

  Sebuah penerbangan internasional, seorang pramugari tiba-tiba mengumumkan, "Para penumpang yang teerhormat. Di dalam pesawat kita sekarang hadir Yesus Kristus. Beliau akan muncul di kabin, dan setiap penumpang boleh mengajukan sebuah permohonan."
  Satu menit kemudian, tampillah Yesus Kristus. "Apa permohonan anda?" katanya pada penumpang pertama. Penumpang ini, rupanya seorang fasis fanatik. "Saya ingin semua komunis lenyap dari muka bumi ini." katanya. "Baiklah." kata Yesus, lalu mengulangi pertanyaan yang sama kepada penumpang kedua. Yang ditanya rupanya seorang komunis tulen. "Saya ingin semua fasis di enyahkan dari muka bumi ini," katanya.
  "Baiklah." kata Yesus, seraya berlalu menuju penumpang ketiga, yang ternyata seorang Yahudi. " Apa permohonan anda?" Yesus bertanya. "Mister Yesus," kata si Yahudi. " Bolehkah saya bertanya sebelum mengajukan permohonan?"
"Silakan," jawab Yesus.
"Apakah anda akan mengabulkan permohonan kedua orang tadi?"
"Tentu" jawab Yesus.
"Kalau begitu, tidak ada lagi yang saya inginkan, kecuali secangkir kopi hangat."

Humor ala Rusia - Ahli Tengkorak

  Seorang ahli yang luar biasa tiba di Moskow. Ahli ini mampu mengidentifikasikan seseorang hanya dari tengkoraknya, tanpa perlu melihatnya sama sekali. Para penguasa Kremlin pun lalu tertarik padanya. Sang ahli lalu di undang memperagakan keahliannya. Setelah mata sang ahli ditutup, kepadanya diserahkan tengkorak Karl Marx.
  Setelah meraba sebentar, sang ahli lalu berkata, "Ini tengkorak seorang teoritikus, seorang pemikir."
Mereka lalu memberikan tengkorak Lenin. "Ini seorang pragmatis, dengan sedikit kecenderungan teoretis."
Para penguasa Kremlin akhirnya membawa tengkorak Krushchev. Sang ahli tampak bingung untuk sejenak. "Ini jelas tulang pantat kuda." katanya. "Tetapi aneh, tidak ada lubang duburnya."